Selasa, 21 Januari 2014

ipa kelas 6



RINGKASAN MATERI IPA TERMIN II
I.    PERKEMBANGBIAKKAN TUMBUHAN
·         Perkembangbiakan tumbuhan dibagai menjadi dua, yaitu secara vegetative dan secara generative.
a.    Perkembangbiakan secara generatif
·         Organ reproduksi pada tumbuhan adalah bungamelalui penyerbukan.
·         Putik adalah alat kelamin betina dan benang sari adalah alat kelamin jantan.
·         Perkembangbiakan secara generatif di awali dengan proses penyerbukan atau persarian (polinasi/fertilisasi)
·         Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
·         Organ perkembangbiakan generative adalah bunga.
·         Hasil perkembangbiakan generative adalah biji.
·         Macam-macam penyerbukan
a.  Penyerbukan sendiri : jika serbuk sari dari satu bunga jatuk ke kepala putik bunga itu sendiri




b.  Penyerbukan tetangga : jika serbuk sari satu bunga jatuh ke putik bunga lain tetapi masih dalam satu pohon








 




c.  Penyerbukan silang : jika serbuk sari satu bunga jatuh ke putik bunga lain yang beda pohon,  tetapi masih satu jenis tumbuhan. Contoh serbuk sari bunga mangga indramayu jatuk ke kepala putik mangga indramayu









 


Mangga Indramayu
 

Mangga Indramayu
 
 





d. 

 
Penyerbukan bastar : jika serbuk sari satu bunga jatuh ke putik bunga lain yang beda varietas. Contoh serbuk sari bunga mangga indramayu jatuk ke kepala putik mangga aromanis







Mangga Indramayu
 

Mangga Aromanis
 

 

·         Dalam proses penyerbukan dapat di bantu oleh serangga dan angin serta manusia
·         Bunga yang penyerbukannya terjadi melalui perantara serangga mempunyai ciri-ciri:
1.  Mahkotanya besar
2.  Warnanya mencolok
3.  Mengeluarkan bau yang khas
4.  Menghasilkan nectar
·         Bunga yang penyerbukannya terjadi melalui perantara angin mempunyai ciri-ciri:
1.  Serbuk sari banyak, kecil dan ringan
2.  Bentuk kepala sari besar
3.  Tangkai sari panjang
4.  Kepala putik berbulu
5.  Mahkota kecil atau tidak punya mahkota
·         Tanaman yang penyerbukannya dibantu oleh manusia adalah tanaman vanili

b.    Perkembangbiakan secara vegetative
·         Adalah perkembangbiakan tanpa melalui proses penyerbukan
1.  Vegetatif alami (tanpa bantuan manusia)
·      spora (contoh: lumut, tumbuhan paku),
·      akar tinggal/rizoma. Rhizome adalah batang yang menjalar di bawah tanah. (contoh: jahe, kunyit, lengkuas),
·      umbi lapis ( contoh: bawang, bunga bakung dan tulip),
·      umbi batang (contoh ; ubi jalar, kentang),
·      geragih/stolon. Geragih adalah batang yang menjalar di bawah tanah. (contoh: arbei, pegagan, rumput teki),
·      tunas (contoh: pisang, tebu, bambu).
·      Tunas adventif. Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh di daun atau di akar (contoh : cocor bebek, sukun, cemara, kersen)
2.  Vegetative buatan (dibantu manusia)
·      cangkok (contoh : mangga, rambutan dan sebagian buah-buahan),
·      runduk (contoh : apel, alamanda),
·      stek daun (contoh : begonia, lidah mertua, cocor bebek),
·      stek batang (contoh : singkong, tebu, mawar).
·      sambung pucuk/ enten
·      okulasi/menempel
·      kultur jaringa

·         Menyetek tanaman singkong
1.    Pilih batang singkong yang baik
2.    Potong batang singkong ± 20 cm, dalam memotong batang harus ada mata tunasnya
3.    Tancapkan batang singkong pada tanah yang sudah disiapkan dengan posisi agak miring







·         Mencangkok tanaman
1.     Pilihlah salah satu pohon yang akan dicangkok. Kemudian pilih salah satu cabang pohon yang sudah agak tua. Batang yang dipilih haruslah batang yang lurus.
2.     Buat sayatan melingkar sepanjang 10 cm. Kemudian kupas kulitnya!
3.     Hilangkan bagian kambiumnya dengan cara mengerik bagian yang dirasakan berlendir!
4.     Tutup sayatan tersebut dengan tanah yang subur! Bungkus tanah tadi dengan sabut kelapa atau plastik! Kemudian ikat pada kedua bagian ujungnya!
5.     Siramlah cangkokan secara teratur!
6.     Setelah ± 3 minggu amati pertumbuhan akar dari ujung plastik!
7.     Jika sudah tumbuh akar yang banyak, potonglah cangkokan tersebut!
8.     Tanam hasil cangkokan pada tanah yang subur dan cukup mendapat cahaya matahari.


 








II.   KESEIMBANGAN EKOSISTEM
·         Ekosistem adalah hubungan saling mempengaruhi (timbal balik) antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
·         Ekosistem dibentuk oleh komponen-komponen makhluk hidup (biotik) dan makhluk tidak hidup (abiotik).
·         Beberapa kegiatan yang mempengaruhi keseimbangan ekosistem
A.    Faktor Alam
1.   Gunung meletus
Akibatnya : hewan dan tumbuhan mati terbakar terkena lava dan awan panas
2.   Tsunami
Akibat : terjadi korban manusia, hewan dan tumbuhan. Tsunami juga menyebabkan rusaknya terumbu karang
3.   Kebakaran Hutan
Akibat : hewan dan tumbuhan mati terbakar dan kehilangan tempat tinggal
4.   Gempa bumi
Akibat : tanah retak, pohon tumbang, kematian hewan dan manusia.
B.    Faktor Manusia
1.   Perpindahan penduduk dari desa ke kota (urbanisasi)
Akibat : kota semakin padat, terjadinya polusi udara dan kerusakan lingkungan
2.   Penebangan dan pembakaran hutan secara liar
Akibat : punahnya hewan dan tumbuhan, hewan kehilangan tempat tinggal, banjir dan tanah longsor
3.   Penggunaan pestisida secara berlebihan
Akibat : serangga yang bermanfaat ikut mati dan serangga menjadi kebal terhadap pestisida
4.   Membuang limbah pabrik di sungai
Akibat : membunuh biota air, seperti ikan, kerang, tumbuhan dsb
5.   Pengambilan terumbu karang
Akibat : Ikan kehilangan tempat tinggal, tempat berkembang bika dan tempat mencari makan
6.   Menangkap ikan dengan jaring pukat harimau
Akibat : ikan-ikan kecil ikut tertangkap sehingga tangkapan ikan pada bulan selanjutnya menurun
7.   Menangkap ikan dengan peledak/dinamit
Akibat : ikan kecil ikut tertangkap dan merusak terumbu karang
8.   Penggunaan pupuk kimia berlebihan
Akibatnya :tumbuhan air atau alga berkembang pesat sehingga mengganggu kehidupan ikan
9.   Perburuan liar
Akibat : punahnya hewan-hewan langka
10.    Penggunaan kulkas, AC dan minyak wangi sprayer yang menggunakan gas CFC
Akibat : merusak lapisan ozon sehingga sinar ultraviolet yang masuk ke bumi berlebihan yang menyebabkan penyakit bagi manusia seperti kanker kulit.

III. PEMANFAATAN HEWAN DAN TUMBUHAN

No
Hewan
Bagian Yang Dimanfaatkan
Kegunaan
1
Badak
Cula
Diyakini sebagai obat
2
Ular
Kulit
Tas, sabuk, dompet
3
Buaya
Kulit
Tas
4
Gajah
Gading
Hiasan
5
Harimau
Kulit
Jaket
6
Rusa
Tanduk
Hiasan

No
Tumbuhan
Bagian Yang Dimanfaatkan
Kegunaan
1
Pohon karet
Getah
Ban, karet gelang
2
Pohon kina
Kulit batang
Obat malaria
3
Damar
Getah
Minyak cat / terpentin
4
Kayu putih
Daun
Obat
5
Cendana
Batang/ kayu
Minyak wangi, kerajinan
6
Gaharu
Batang
Minyak atsiri
7
Rotan
Batang
Mebel dan kerajinan

IV. PELESTARIAN HEWAN DAN TUMBUHAN
No
Daerah
Hewan dan tumbuhan yang dilindungi
Tempat Pelestarian
1
Sumatera
Harimau sumatera, amorfalus, raflessia, Badak Cula dua
Taman Nasional Kerinci Seblat
2
Lampung
Gajah
TN Way Kambas
3
Sulawesi
Babi rusa, burung maleo
CA Tangkoko Dua Saudara
4
Kalimantan
Orangutan,
TN Tanjung Puting
5
KalSel
Bekantan
Cagar Alam Pulau Kaget
6
Ujung kulon
Badak bercula satu
TN Ujung Kulon
7
NTT
Komodo
TN Komodo
8
Papua
Burung Cendrawasih
CA Gunung Lorenzt
9
Bali
Jalak Bali
TN Bali Barat
·         Usaha-usaha untuk melestarikan hewan langka :
1.    Melindungi hewan langka dari perburuan liar
2.    Melindungi tempat hidup hewan langka
3.    Melakukan usaha penangkaran hewan langka
4.    Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa
5.    Menggunakan teknologi
a.   Inseminasi buatan, yaitu mengembangbiakan hewan dengan cara di suntik
b.   Kultur jaringan, yaitu mengembangbiakan tumbuhan dengan media khusus
·         Cagar alam adalah tempat yang dilindungi beserta hewan dan tumbuhan yang hidup di dalamnya untuk kepentingan ilmu pengetehuan dan kebudayaan..
·         Suaka marga satwa adalah tempat tempat perlindungan hewan langka.
·         Kebun botani adalah tempat melestarikan tumbuhan
·         Taman Nasional adalah tempat yang dilindungi beserta hewan dan tumbuhan yang hidup di dalamnya dan digunakan juga untuk rekreasi.
·         Melakukan penangkaran hewan dan tumbuhan. Penangkaran adalah usaha mengembangbiakan hewan dan tumbuhan yang sulit berkembangbiak dan banyak diburu

V.     HANTARAN PANAS
·         Panas dapat berpindah secara konduksi, konveksi, dan radiasi.
·         Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan zat perantara. Konduksi terjadi pada zat padat seperti logam dan kaca
·         Konveksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara disertai perpindahan zat perantara. Konveksi terjadi pada zat cair, udara/angin dan gas
·         Radiasi adalah perpindahan panas tanpa zat perantara. Radiasi biasanya disertasi adanya cahaya
·         Berdasarkan kemampuan menghantarkan panas, benda dibagi menjadi dua jenis yaitu konduktor dan isolator.
1.    Konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan panas. Contoh logam dan kaca
·      Aluminium       : membuat peralatan masak karena konduktor dan tidak berkarat
·      Besi                 : membuat ujung solder
·      Tembaga         : membuat kabel listrik
·      .Stainles still     : membuat alas strika
2.    Isolator  panas adalah bahan yang tidak dapat menghantarkan panas. Contohnya, kayu, plastic, kain, ebonit. Yang ada pada peralatan : gagang setrika, gagang cecek, kain untuk cempal wajan, gagang panci.
CATATAN :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar