Selasa, 21 Januari 2014

ipa kelas 6



RINGKASAN MATERI IPA TERMIN III
BAB 6 . SIFAT BAHAN DAN KEGUNAANNYA 

A.   Logam
Sifat- sifat logam
1.    Bersifat kuat dan keras,
2.    Konduktor panas dan listrik
3.    Tidak tembus air/kedap air
4.    Dapat ditempa
5.    Tidak mudah terbakar
6.    Berkarat (besi)
7.    Berwujud padat, kecuali raksa, adalah logam berbentuk cair untuk membuat termometer

Manfaat logam
·         bahan bangunan dan jembatan (baja)
·         perhiasan (emas)
·         kabel (tembaga)
·         peralatan pertanian (besi)
·         peralatan dapur (aluminium dan stainless steel)
·         badan pesawat terbang (Bauksit untuk membuat aluminium)
·         tinol (timah)

B.   Plastik
Plastik terbuat dari pengolahan minyak bumi dan batu bara (kokas). Sifat- sifat plastik sebagai berikut.
1.      Kedap air
2.      Mudah dibentuk/dicetak
3.      Ringan
4.      Tidak mudahpecah
5.      Lentur/elastis
6.      Tembus pandang (yang bening)
7.      Isolator

Manfaat plastik
·         Bahan dasar wadah (baskom, ember dll)
·         Pembuatan payung
·         Bahan dasar mainan anak

C.   Kaca
Kaca terbuat dari pasir silika/kuarsa, abu soda dan batu kapur. Sifat-sifat kaca antara lain
1.    Berwujud padat
2.    Tembus pandang
3.    Mudah pecah tapi ada kaca yang kuat
4.    Mudah dibentuk jika dipanaskan
5.    Kedap air
6.    Konduktor panas, tapi isolator listrik
Kaca banyak digunakan untuk membuat peralatan rumah tangga, kaca jendela, dan kacamata.

D.   Kayu
Sifat kayu
1.    bersifat keras dan kuat,
2.    dapat ditembus air,
3.    dapat dibentuk.
4.    Mudah lapuk jika di tempat basah
5.    Isolator
Kayu banyak digunakan untuk berbagai perabotan rumah tangga, peralatan masak, tiang rumah, dan bahan bakar.
E.   Karet
Sifat karet
1.    lentur/elastis
2.    tidak tembus air
3.    tidah tahan api
4.    isolator
5.    kuat
Manfaat karet
·   Membuat ban, alas sepatu, balon
·   Pembungkus kabel listrik

F.    Kain
1.  Serat alami
a)  Serat kapas
·  lentur, lembut, serta mudah menyerap air/keringat
·  digunakan untuk membuat pakaian.
·  Kain dari bahan kapas disebut kain katun.
b)  Kapuk
·  kuat, lentur, dan mudah menyerap air tetapi serat kapuk kurang halus
·  banyak digunakan ntuk menbuat perabotan rumah tangga misalnya kaos kaki, kasur, dan sumbu kompor.
c)  Serat dari kulit batang rami
Sangat kuat, kasar dan kaku. Digunakan untuk membuat karung, misalnya karung beras dan karung gula.
d)  Serat wol
·  diperoleh dari bulu binatang misalnya kambing, biri-biri, maupun unta.
·  mudah menyerap air, halus,dan terasa hangat saat dipakai.
·  serat  wol cocok digunakan di daerah yang bersuhu dingin.
·  bahan pembuat selimut maupun karpet. Serat wol halus digunakan sebagai  bahan pakaian.
e)  Serat sutra
Diperoleh dari kepompong ulat sutra yang disebut serat sutra. Kain sutra mempunyai sifat yang kuat dan sangat halus. Selain itu, kain sutra juga memiliki kilauan alami yang sangat indah.
2.  Serat sintetis
·      Serat sintetis diperoleh dengan mengolah bahan plastik.
·      Bahan serat sintetis diantaranya nilon dan poliester.
·      Sintetis memiliki sifat, antara lain tidak mudah kusut, kuat, tetapi tidak nyaman dipakai dan tidak menyerap keringat.
·      Sebagai bahan untuk membuat jas hujan, parasut, karpet, serta tenda.

BAB 7. PERUBAHAN BENDA

A.     Pembusukan
Penyebab : bakteri, jamur dan lingkungan lembab
Cara mencegah
1.  Pengeringan (ikan asin)
2.  Menyimpan di lemari pendingin. Untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur
3.  Diberi bahan pengawet (makanan instan)
4.  Menyimpan ditempat kedap udara
B.    Perkaratan
Penyebab : Besi bereaksi dengan oksigen (oksidasi) dan air
Cara mencegah : dicat, disimpan di tempat kering dan dilapisi nikel (pernikel)
C.    Pelapukan
Terjadi pada kayu. Penyebabnya adalah lingkungan lembab, jamur dan rayap.
Cara mencegah : dicat/ dipernis, direndam dalam lumpur
BAB 8. GAYA DAN GERAK

·           Hubungan antara gaya dan gerak dapat dibuktikan dengan model jungkat -jungkit, ketapel dan traktor pegas.
·           Jungkat jungkit mempunyai tiga bagian penting yaitu : titik tumpu, beban, dan kuasa. Jungkat-jungkit dapat memperbesar gaya yang dilakukan pada kuasa. Beban yang diangkat kuasa terasa lebih ringan apabila jarak kuasa ke titik tumpu diperbesar. Dan sebaliknya.
·           Gerak jungkat-jungkit dipengaruhi oleh gaya gravitasi atau berat benda.
·           Gaya yang bekerja pada ketapel, busur, dan traktor pegas adalah gaya pegas.
·           Kompas bekerja menggunakan gaya magnet. Orang mengangkat bendan menggunakan gaya otot.
·           Setiap benda yang menggantung mempunyai energy potensial grafitasi. Demikian juga pada permainan jungkat-jungkit, anak yang di atas mempunyai energy potensial grafitasi.
·           Pengaruh gaya terhadap benda yaitu
1.      Benda diam menjadi bergerak
a.  Kelereng yang diam bergerak setelah disentil
b.  Bola yang diam kemudian bergerak karena ditendang
2.      Gaya menyebabkan benda berubah arah
a.  Bola yang ditendang ke arah tembok akan berubah arah setelah menumbuk tembok
b.  Bola yang ditendang mengenai tiang gawang kemudian memantul
3.      Gaya menyebabkan benda bergerak menjadi berhenti
a.  Bola yang menggelinding menjadi berhenti ketika ditahan dengan kaki
b.  Sepeda yang direm
4.      Gaya mengubah bentuk benda
a.  Mobil menabrak pohon menjadi ringsek                
b.  Membuat gerabah dari tanah liat
c.   Memainkan plastisin
BAB 9.  LISTRIK
A.     Sumber-sumber Energi Listrik
Sumber energy listrik adalah benda yang dapat menimbulkan arus listrik. Sumber energy listrik antara lain : generator, bateray, aki (akumulator) dan dynamo sepeda.
B.    Pembangkit Listrik
1.    PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
2.    PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel)
3.    PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)
4.    PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal/panas bumi)
5.    PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)
C.    Arus Listrik
·         Arus listrik listrik adalah aliran muatan listrik yang mengalir dari potensial tinggi (kutub +) ke potensial rendah (kutub -)
·         Perbedaan potensial antara kutub negatif dengan positif disebut tegangan listrik atau potensial listrik.
·         Satuan tegangan listrik adalah volt yang diukur dengan alat voltmeter
·         Satuan arus listrik adalah ampere yang diukur dengan alat ampere meter
·         Arus listrik hanya dapat mengalir dalam rangkaian tertutup, yaitu rangkaian yang tidak memiliki ujung dan pangkal.
·         Rangkaian tertutup dapat berupa rangkaian seri, paralel, atau campuran.
·         Rangkaian seri adalah rangkaian yang tidak bercabang sedangkan paralel bercabang.
·         Lampu yang dirangkai secara seri  akan menghasilkan nyala yang lebih redup dibanding rangkaian parallel.
·         Rangkaian paralel lebih boros energi tetapi memiliki keuntungan jika salah satu mati, lampu yang lain tetap menyala.
·         Rangkaian listrik dirumah kita dipasang paralel, sehingga jika salah satu lampu dipadamkan lampu yang lain tetap menyala
D.   Alat-alat listrik
·         Sakelar   : alat untuk menyambung atau memutuskan arus listrik.
·         Sekering : pengaman yang digunakan untuk memutuskan arus listrik akibat korsleting.
·         Fitting      : tempat mendudukan/memasang lampu
·         Stop kontak : tempat menghubungkan alat listrik dengan sumber listrik
·         Tusuk kontak : menghubungkan alat listrik dengan stop kontak
E.   Cara menghemat energy listrik
1.    Matikan lampu dan alat listrik lain jika tidak digunakan.
2.    Menggunakan lampu hemat energy
3.    Tidak menggunakan alat listrik secara bersamaan.
4.    Menggunakan alat listrik yang kira-kira sama fungsinya, tetapi hanya menggunakan sedikit energy. Missal kipas angin sebagai pengganti AC.
5.    Tidak terlalu sering menghidupkan dan mematikan alat listrik dengan daya tinggi, misalnya setrika
F.    Perubahan Energi Listrik
·         Energy listrik → energy gerak ( cth ; kipas angin, mesin cuci, blender ),
·         Energy listrik → energy panas ( cth ; rice cooker, setrika, magic jar  ),
·         Energy listrik → energy cahaya ( cth; lampu ), dan energy bunyi ( cth; radio).
·         Energi listrik kimia (cth : pengisian aki dan baterai)
G.   Perubahan Energi
·         Energy kimia → energi panas (cth ; kompor minyak, kompor gas, lampu minyak)
·         Energy kimia → gerak (cth ; sepeda motor, mobil),
·         Energi cahaya kimia (cth : fotosintesis)
·         Energi panas listrik (cth : panel surya)
·         Energi Listrik kalor (cth : AC, kulkas)
·         Energi gerak listrik  (cth : dinamo sepeda)
H.   Gambar rangkaian listrik


 









I.      Karya Berteknologi Sederhana
Membuat lampu lalu lintas
·         Bahan utama yang digunakan pada pembuatan lampu lalulintas adalah : lampu, bateray, kabel, fitting, sakelar


 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar