RINGKASAN MATERI IPA TERMIN III
BAB 6 . SIFAT BAHAN DAN KEGUNAANNYA
A.
Logam
Sifat- sifat logam
1. Bersifat
kuat dan keras,
2. Konduktor panas dan listrik
3. Tidak
tembus air/kedap air
4. Dapat ditempa
5. Tidak mudah terbakar
6. Berkarat (besi)
7. Berwujud padat, kecuali raksa, adalah logam berbentuk
cair untuk membuat termometer
Manfaat logam
·
bahan
bangunan dan jembatan (baja)
·
perhiasan
(emas)
·
kabel
(tembaga)
·
peralatan
pertanian (besi)
·
peralatan
dapur (aluminium dan stainless steel)
·
badan
pesawat terbang (Bauksit untuk membuat aluminium)
·
tinol
(timah)
B.
Plastik
Plastik terbuat dari pengolahan minyak bumi dan batu bara
(kokas). Sifat- sifat plastik sebagai berikut.
1. Kedap air
2. Mudah dibentuk/dicetak
3. Ringan
4. Tidak mudahpecah
5. Lentur/elastis
6. Tembus pandang (yang bening)
7. Isolator
Manfaat plastik
·
Bahan
dasar wadah (baskom, ember dll)
·
Pembuatan
payung
·
Bahan
dasar mainan anak
C.
Kaca
Kaca terbuat dari pasir silika/kuarsa, abu soda dan batu
kapur. Sifat-sifat kaca antara lain
1. Berwujud padat
2. Tembus pandang
3. Mudah pecah tapi ada kaca yang kuat
4. Mudah dibentuk jika dipanaskan
5. Kedap air
6. Konduktor panas, tapi isolator listrik
Kaca banyak digunakan untuk membuat peralatan rumah
tangga, kaca jendela, dan kacamata.
D.
Kayu
Sifat kayu
1. bersifat
keras dan kuat,
2. dapat
ditembus air,
3. dapat dibentuk.
4. Mudah lapuk jika di tempat basah
5. Isolator
Kayu
banyak digunakan untuk berbagai perabotan rumah tangga, peralatan masak, tiang rumah, dan bahan bakar.
E.
Karet
Sifat
karet
1. lentur/elastis
2. tidak
tembus air
3. tidah tahan api
4. isolator
5. kuat
Manfaat karet
· Membuat ban, alas
sepatu, balon
· Pembungkus kabel
listrik
F. Kain
1. Serat alami
a) Serat kapas
· lentur, lembut, serta mudah
menyerap air/keringat
· digunakan untuk membuat pakaian.
· Kain dari bahan kapas disebut kain
katun.
b) Kapuk
· kuat, lentur, dan mudah menyerap
air tetapi serat kapuk kurang halus
· banyak digunakan ntuk menbuat
perabotan rumah tangga misalnya kaos kaki, kasur, dan sumbu kompor.
c) Serat dari kulit
batang rami
Sangat kuat, kasar dan kaku.
Digunakan untuk membuat karung, misalnya karung beras dan karung gula.
d) Serat wol
· diperoleh dari bulu binatang
misalnya kambing, biri-biri, maupun unta.
· mudah menyerap air, halus,dan
terasa hangat saat dipakai.
· serat wol cocok digunakan di daerah yang bersuhu
dingin.
· bahan pembuat selimut maupun
karpet. Serat wol halus digunakan sebagai
bahan pakaian.
e) Serat sutra
Diperoleh dari kepompong ulat sutra yang disebut serat sutra. Kain
sutra mempunyai sifat yang kuat dan sangat halus. Selain itu, kain sutra juga memiliki
kilauan alami yang sangat indah.
2. Serat sintetis
· Serat sintetis
diperoleh dengan mengolah bahan plastik.
· Bahan serat sintetis diantaranya nilon dan
poliester.
· Sintetis memiliki sifat, antara lain tidak
mudah kusut, kuat, tetapi tidak nyaman dipakai dan tidak menyerap keringat.
· Sebagai bahan untuk membuat jas hujan, parasut,
karpet, serta tenda.
BAB 7. PERUBAHAN BENDA
A.
Pembusukan
Penyebab : bakteri, jamur dan lingkungan lembab
Cara mencegah
1. Pengeringan (ikan asin)
2. Menyimpan di lemari pendingin. Untuk mencegah pertumbuhan
bakteri dan jamur
3. Diberi bahan pengawet (makanan instan)
4. Menyimpan ditempat kedap udara
B.
Perkaratan
Penyebab : Besi bereaksi dengan oksigen (oksidasi) dan
air
Cara mencegah : dicat, disimpan di tempat kering dan
dilapisi nikel (pernikel)
C.
Pelapukan
Terjadi pada kayu. Penyebabnya adalah lingkungan lembab,
jamur dan rayap.
Cara mencegah : dicat/ dipernis, direndam dalam lumpur
BAB 8. GAYA DAN GERAK
·
Hubungan antara gaya dan gerak dapat
dibuktikan dengan model jungkat -jungkit, ketapel dan traktor pegas.
·
Jungkat jungkit mempunyai tiga bagian penting
yaitu : titik tumpu, beban, dan kuasa. Jungkat-jungkit dapat memperbesar gaya
yang dilakukan pada kuasa. Beban yang diangkat kuasa terasa lebih ringan
apabila jarak kuasa ke titik tumpu diperbesar. Dan sebaliknya.
·
Gerak jungkat-jungkit dipengaruhi oleh gaya
gravitasi atau berat benda.
·
Gaya yang bekerja pada ketapel, busur, dan
traktor pegas adalah gaya pegas.
·
Kompas bekerja menggunakan gaya magnet. Orang
mengangkat bendan menggunakan gaya otot.
·
Setiap benda yang menggantung mempunyai
energy potensial grafitasi. Demikian juga pada permainan jungkat-jungkit, anak
yang di atas mempunyai energy potensial grafitasi.
·
Pengaruh gaya
terhadap benda yaitu
1. Benda diam menjadi
bergerak
a. Kelereng
yang diam bergerak setelah disentil
b. Bola
yang diam kemudian bergerak karena ditendang
2. Gaya
menyebabkan benda berubah arah
a. Bola
yang ditendang ke arah tembok akan berubah arah setelah menumbuk tembok
b. Bola
yang ditendang mengenai tiang gawang kemudian memantul
3. Gaya
menyebabkan benda bergerak menjadi berhenti
a. Bola
yang menggelinding menjadi berhenti ketika ditahan dengan kaki
b. Sepeda
yang direm
4. Gaya
mengubah bentuk benda
a. Mobil
menabrak pohon menjadi ringsek
b. Membuat
gerabah dari tanah liat
c. Memainkan
plastisin
BAB 9. LISTRIK
A.
Sumber-sumber Energi Listrik
Sumber
energy listrik adalah benda yang dapat menimbulkan arus listrik. Sumber energy
listrik antara lain : generator, bateray, aki (akumulator) dan dynamo sepeda.
B.
Pembangkit Listrik
1. PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)
2. PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel)
3. PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)
4. PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal/panas bumi)
5. PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)
C.
Arus
Listrik
·
Arus
listrik listrik adalah aliran muatan listrik yang mengalir dari potensial tinggi (kutub +) ke potensial rendah
(kutub -)
·
Perbedaan
potensial antara kutub negatif dengan positif disebut tegangan listrik atau potensial listrik.
·
Satuan
tegangan listrik adalah volt yang
diukur dengan alat voltmeter
·
Satuan
arus listrik adalah ampere yang
diukur dengan alat ampere meter
·
Arus
listrik hanya dapat mengalir dalam rangkaian tertutup, yaitu
rangkaian yang tidak memiliki ujung dan pangkal.
·
Rangkaian tertutup dapat berupa rangkaian
seri, paralel, atau campuran.
·
Rangkaian
seri adalah rangkaian yang tidak bercabang sedangkan paralel bercabang.
·
Lampu yang dirangkai secara seri akan menghasilkan nyala yang lebih redup
dibanding rangkaian parallel.
·
Rangkaian
paralel lebih boros energi tetapi memiliki keuntungan jika salah satu mati,
lampu yang lain tetap menyala.
·
Rangkaian
listrik dirumah kita dipasang paralel, sehingga jika salah satu lampu
dipadamkan lampu yang lain tetap menyala
D.
Alat-alat
listrik
·
Sakelar : alat untuk menyambung atau
memutuskan arus listrik.
·
Sekering : pengaman yang digunakan untuk
memutuskan arus listrik akibat korsleting.
·
Fitting : tempat mendudukan/memasang lampu
·
Stop
kontak : tempat menghubungkan alat listrik dengan sumber listrik
·
Tusuk
kontak : menghubungkan alat listrik dengan stop kontak
E.
Cara
menghemat energy listrik
1.
Matikan lampu dan alat listrik lain jika tidak digunakan.
2.
Menggunakan lampu hemat energy
3.
Tidak menggunakan alat listrik secara bersamaan.
4. Menggunakan alat listrik
yang kira-kira sama fungsinya, tetapi hanya menggunakan sedikit energy. Missal
kipas angin sebagai pengganti AC.
5. Tidak terlalu sering menghidupkan dan mematikan alat
listrik dengan daya tinggi, misalnya setrika
F.
Perubahan Energi Listrik
·
Energy listrik → energy gerak ( cth ; kipas angin, mesin cuci,
blender ),
·
Energy listrik → energy panas ( cth ; rice cooker, setrika,
magic jar ),
·
Energy listrik → energy cahaya ( cth; lampu ), dan energy bunyi
( cth; radio).
·
Energi listrik
→ kimia (cth : pengisian aki dan baterai)
G.
Perubahan Energi
·
Energy
kimia → energi panas
(cth ; kompor minyak, kompor gas, lampu minyak)
·
Energy
kimia → gerak (cth ; sepeda motor, mobil),
·
Energi
cahaya → kimia (cth : fotosintesis)
·
Energi
panas → listrik (cth : panel surya)
·
Energi
Listrik → kalor (cth : AC, kulkas)
·
Energi
gerak → listrik (cth :
dinamo sepeda)
H.
Gambar rangkaian listrik
![]() |
I.
Karya Berteknologi Sederhana
Membuat lampu lalu lintas
·
Bahan utama yang digunakan pada pembuatan
lampu lalulintas adalah : lampu, bateray, kabel, fitting, sakelar
![]() |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar